Tips Properti: Trik Berburu Properti "Hot Deal"


Kata kunci hot deal selanjutnya adalah "dalam kondisi tersewa". Kata kunci ini akan menguntungkan, jika penyewa berkomitmen menyewa dalam jangka waktu lama.

Sebelum tertarik mencari properti hot deal, ada baiknya Anda mencari sumbernya. Sumber tersebut tentu yang bisa menjadi rujukan, meliputi iklan properti, broker, perbankan, atau bahkan referensi dari teman.

Supriyadi Amir dalam bukunya 'Sukses Membeli Rumah Tanpa Modal', mengatakan properti hot deal memiliki ciri dan kata kunci (key word) yang memudahkan Anda mengenalinya. Salah satu kata kunci itu misalnya, "butuh uang". Artinya, harga jual properti tersebut biasanya berada di bawah harga pasar.

Kata kunci lainnya adalah kata-kata "harus terjual", yang berarti, bahwa penjual properti tidak main-main. Penjual di sini memang sangat membutuhkan uang dengan harga berapa pun asalkan terjual.

Kata kunci selanjutnya adalah "mau pindah ke luar kota atau luar negeri". Kata kunci ini adalah tanda jelas bagi Anda untuk mengejar properti tersebut. Patut dicatat, bahwa si penjual memiliki tenggang waktu terbatas dan tak bisa menunggu lama.

Kunci selanjutnya adalah "dijual setara atau di bawah NJOP". Artinya, jika harga setara atau malah di bawah NJOP, maka aset tersebut layak masuk dalam daftar incaran properti Anda.

Sementara kata kunci "tanpa perantara", berarti si penjual ingin dihubungi lebih personal dan tidak berhubungan dengan agen properti manapun. Kalau penjual tidak menginginkan broker, maka ada kemungkinan Anda memiliki peluang harga lebih rendah. Tentu saja, memakai broker berarti ada komisi atas jasa penjualannya.

Kata kunci hot deal selanjutnya adalah "dalam kondisi tersewa". Kata kunci ini akan menguntungkan, jika penyewa berkomitmen menyewa dalam jangka waktu lama. Hal itu berarti, selain properti memberikan keuntungan, Anda tidak perlu repot mencari penyewanya.

Selain itu, kata kunci selanjutnya adalah "dijual beserta bisnisnya". Ini artinya, si penjual ingin melepas propertinya beserta bisnis yang terkandung di dalamnya, misalnya bisnis restoran, toko, ruko atau lainnya. Tentunya, properti dan bisnis yang dijual sekaligus dapat melipatgandakan keuntungan Anda. Namun, harus Anda pastikan, bahwa bisnis tersebut berjalan lancar dan menghasilkan penghasilan positif.