Trik Jitu, dari Renovasi sampai "Open House"

Calon pembeli akan tertarik, apabila saat penawaran dibuat secara kreatif dan menarik. Penawaran bombastis dapat memberikan efek positif bagi calon pembeli.


Bila dalam waktu dekat Anda berniat menjual properti, misalnya rumah atau unit apartemen, Anda tentu membutuhkan strategi jitu. Strategi itu bisa dimulai dengan melakukan renovasi sampai open house.

Menurut Supriyadi Amir dalam bukunya 'Sukses Membeli Rumah Tanpa Modal' terbitan Laskar Aksara, beberapa strategi agar properti Anda sukses dijual adalah dengan merenovasi rumah yang tentunya mengalami kerusakan atau setidaknya kurang sempurna.

Untuk itu, Anda perlu melakukan perbaikan atau renovasi yang cerdik, tetapi memberikan dampak besar. Misalnya, mengecat kembali rumah Anda, mengganti pagar dan kanopi, memperbaiki sambungan listrik dan masih banyak lagi. Meskipun terlihat sederhana, renovasi mini ini dapat Anda lakukan menjelang rumah tersebut hendak dijual. Simak beberapa tipsnya:

Menonjolkan kelebihan
Setiap properti pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Karena untuk dijual, maka kekurangannya tak perlu Anda beberkan. Biarkan calon pembeli tahu sendiri dan bertanya. Lebih baik, Anda fokus kepada kelebihan properti Anda. Misalnya, faktor kedekatan dengan pusat perbelanjaan, kelengkapan fasilitas pendidikan, akses jalan baik, dan lainnya.

Penawaran menarik
Calon pembeli akan tertarik, apabila saat penawaran dibuat secara kreatif dan menarik. Penawaran bombastis dapat memberikan efek positif bagi calon pembeli. Misalnya, tawaran itu antara lain keterangan diminati banyak penyewa, atau banyak diinginkan untuk tempat usaha dan sewa. Buat harga penawaran di atas harga yang diinginkan.

Sudah menjadi kebiasaan, apabila saat proses jual beli selalu terjadi tawar-menawar. Proses ini malah akan lebih baik, karena itu berarti calon pembeli serius hendak membeli.

Agar mendapatkan untung, pasang harga di atas harga yang Anda inginkan. Memberi tahu teman dan kolega Anda tak perlu malu ketika berniat memberitahu teman, tetangga, atau kolega mengenai properti Anda yang hendak dijual. Siapa tahu, mereka termasuk calon pembeli potensial, atau mereka bisa ikut menginformasikan kepada orang lain terkait properti Anda.

Open house
Apabila rumah atau unit apartemen yang hendak Anda jual masih ditempati, sementara para calon pembeli banyak yang berminat maka adakan saja open house. Jika mereka datang bersamaan pada waktu yang ditentukan, Anda punya kesempatan mendapatkan harga bagus. Karena bila para calon pembeli ini tertarik, mereka akan mengajukan harga lebih tinggi terutama bila ada pembeli yang emosional.

Selamat mencoba!