Tips Info Jual Beli Property



Sumber informasi yang Anda dapatkan sesungguhnya melalui sumber pasif (buku, majalah dan Internet) hanya membantu untuk mendapatkan gambaran umum dan proses pembelian rumah. Namun sesungguhnya yang mengetahul keadaan lokal dan detail dan lokasi tertentu yang Anda pilih hanya bisa didapatkan dan bantuan agen property profesional yang memang tugasnya untuk membantu Anda dalam mengumpulkan informasi terpercaya yang Anda perlukan. Berkat pengalamannya, mereka bisa memberikan informasi yang Iebih lengkap dibandingkan pihak lain. Mereka akan membantu memilih lingkungan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan keluarga Anda.

Agen property menjamur di Indonesia, tapi untuk mencari yang tepat untuk bekerja sama dengan Anda, sebaiknya pilihlah agen yang bisa benar-benar memahami kebutuhan, keinginan dan selera, serta yang Anda hargai secara pribadi maupun profesionalismenya dalam melayani Anda. Disarankan agar Anda berbicara dahulu kepada beberapa Marketing Associates atau Property Consultant yang berbeda, sebagal perbandingan sebelum memilihnya. Agen yang paling balk tentu yang paling cocok berkomunikasi dengan Anda. Parameter lain adalah bahwa Anda dapat dengan nyaman membicarakan semua keinginan Anda. Adapun agen-agen ini sebenarnya bekerja untuk penjual rumah dan biaya komisi mereka dibayarkan oleh penjual rumah jika rumah berhasil terjual pada pembeli.


Kumpulkan dana tunai

Bank biasanya mensyaratkan besarnya cicilan rumah sebaiknya tidak lebih dan sepertiga penghasilan atau gail kotor. Akan lebih balk lagi jika Anda tidak sedang mempunyai kewajiban membayar utang di tempat lain, misalnya cicilan mobil/motor! elektronik, Jadi jika Anda berpenghasilan 3 (tiga) juta rupiah sebulan, maka besar cicilan maksimal yang dapat Anda angsur adalah 1 (satu) juta rupiah sebulan. Ini ideal menurut perhitungan bank. Karena itu sebelum mengajukan aplikasi KPR ke bank sebaiknya Anda sudah membereskan semua cicilan dan utang Anda di tempat lain agar rekening terlihat lebih kredibel. Dengan keseimbangan utang dan penghasilan ini, Anda tidak akan terbebani. Bank pun akan menganggap Anda dalam zona ‘aman’ sebagai seorang debitur.

Jika Anda belum memiliki uang tunai sebesar keseluruhan harga rumah, setidaknya Anda harus menyiapkan dana tunai untuk uang muka atau down payment (DP) dan biaya transaksi pembelian. Pemberi pinjaman (bank) biasanya hanya menyetujui pinjaman sebesar 70-75% dan nilai properti. Sisanya adalah dana tunal dan Anda sang debitur sebagal uang muka. Adapun blaya transaksi yang harus disiapkan besarnya antara 5-7% dan total nilai transaksi. Komponen-komponen biaya yang tercakup dl clalamnya akan dijelaskan di bab lain.

Walaupun sudah banyak sumber informasi perumahan yang trrsedia (buku, majalah dan Internet) untuk memandu Anda membeli rumah sendiri tanpa bantuan agen property, tetapi sesungguhnya menggunakan jasa mereka memberikan keuntungan tersendiri.


Hitung Dana Anda

a. Mulai dari total penghasllan
Mulailah dan sisi debet per bulan. Hitung semua penghasilan yang bisa Anda kumpulkan per bulan. Dan gaji kantoran, pendapatan sampingan sampai uang kiriman dan orang tua yang mungkin masih Anda dapatkan, kalkulasi semuanya. Ini penting agar Anda tidak akan main-main lagi mengelola kas yang tersedia. Dengan demikian Anda akan tahu limit pengeluaran Anda karena selalu mengingat titik pendapatan yang sebenarnya,

b. Menghitung utang
Hitung semua tanggungan kredit yang masih Anda miliki, misalnya kredit motor, kredit mobil, kredit barang elektronik dan lain-lain, Jika memungkinkan, bereskan segera. Saat Anda berfiat mengajukan KPR untuk membiayai pembelian rumah upayakan jangan menambah cicilan baru yang akan mengurangi kemampuan Anda untuk membayar biaya cicilan lain. Bank sangat ketat berlaku di bagian persentase uang muka dan jaminan kelancaran angsuran KPR yang harus dipenuhi oleh para nasabahnya. Jangan sampai, gara-gara Anda menumpuk utang di sektor lain, Anda tidak bisa memenuhi kebutuhan papan Anda.

c. Ketahui batas kemampuan finansial Anda
Berikutnya Anda harus menentukan berapa harga maksimal rumah yang mampu Anda raih. Ada banyak ‘kalkulator’ yang disediakan oleh situs bank pemberi KPR dan situs keuangan. Coba simulasi kredit berdasarkan keuangan Anda dengan masuk ke situs-situs bank kenamaan di negeri ini sehingga Anda bisa memperkirakan nominal yang harus dikeluarkan tiap buIan. Untuk hasil yang lebih akurat Anda dapat meminta bantuan dan konsultan keuangan atau pihak yang meminjamkan (bank) untuk membantu Anda menghitung berdasarkan pemasukan, pengeluaran, hutang dan cicilan Anda untuk menentukan batas pinjaman yang Anda dapatkan.


Berapa Kemampuan Finansial Anda?

Anda telah memutuskan untuk membeli rumah atau properti? Lalu yang menjadi pertanyaan sesungguhnya, berapa kemampuan Anda untuk membayar? Di atas biaya utama yaitu harga rumah tersebut, yang perlu diingat ada banyak pos pengeluaran yang harus Anda siapkan termasuk di dalamnya adalah ketika proses pembelian, pindah rumah dan renovasi. Untuk mendapat gambaran yang jelas dan realistis akan harga rumah yang dapat Anda jangkau, Anda juga harus memperhitungkan biaya ekstra ini ke dalam perhitungan.

Hitung Dana Anda
Jumlah uang yang akan Anda transaksikan dalam pembelian rumah jumlahnya besar dan kemungkinan Anda tidak memiliki seluruh jumlah yang diperlukan sehingga harus meminjam dari bank. Karena transaksi ini besar dan penuh risiko, hati-hati dalam menghitung kemampuan finansial Anda. Sebelum mulal mencari rumah idaman Ssebaiknya Anda sudah membereskan dan mengatur keuangan Anda.


Kenali Kebutuhan Rumah

Kebutuhan akan rumah atau tempat tinggal berbeda-beda bagi setiap orang. Tdak menutup kemungkinan betapapun Anda terkesan akan rumah baru teman Anda, belum tentu Anda cocok tinggal di rumah yang serupa dengan teman Anda. Rumah yang Anda butuhkan pada akhirnya akan bergantung pada faktor penghuni yakni Anda dan keluarga, kebutuhan, jarak tempuh ke lokasi kerja, dan ketersediaan fasilitas infrastruktur rumah seperti fasilitas pendidikan, pusat belanja, fasilitas kesehatan seperti rumah sakit serta fasilitas rekreasi dalam Iingkungan.

Lihatlah prioritas kebutuhan Anda! Karena membeli rumah adalah investasi property terbesar dalam hidup Anda, Anda perlu menyediakan waktu menyelidiki kebutuhan Anda yang sebenarnya akan perumahan. Tidak semua kebutuhan Anda sama penting dan mendesak. Jadi, Anda perlu membuat urutan dan skala waktu dalam pemenuhan masing-masing kebutuhan ini.